Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Banten Jadi Provinsi dengan Penetrasi Internet Tertinggi di Indonesia

APJII merilis hasil survei penetrasi internet di Indonesia tahun 2023. Banten menjadi provinsi dengan penetrasi internet tertinggi di Indonesia.
Ilustrasi jaringan internet 3G, 4G, dan 5G/freepik
Ilustrasi jaringan internet 3G, 4G, dan 5G/freepik

Bisnis.com, SOLO - Asosisasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) merilis hasil survei penetrasi internet di Indonesia tahun 2023. Banten menjadi provinsi dengan penetrasi internet tertinggi di Indonesia.

Dalam keterangan APJII yang dirilis Rabu (9/3/2023), tingkat penetrasi internet di Indonesia mencapai 78,19 persen sepanjang tahun 2022 hingga 2023.

APJII mengungkapkan jumlah penduduk Indonesia yang terkoneksi internet sebanyak 215.626.156 jiwa dari keseluruhan populasi 275.773.901 jiwa.

Artinya, sebagian besar penduduk Indonesia sudah dapat terkoneksi dengan internet untuk kebutuhan sehari-hari.

Jumlah tersebut mengalami pertumbuhan 1,17 persen dibanding tahun sebelumnya. Pada periode 2021-2022, tingkat penetrasi internet di Indonesia sebesar 77,02 persen.

Jika dirinci, sebanyak 210.026.769 jiwa dari total 272.682.600 penduduk Indonesia sudah terhubung internet pada tahun lalu.

APJII juga memaparkan tingkat penetrasi internet masyarakat Indonesia berdasarkan provinsi.

Hasilnya, Banten menduduki peringkat pertama dengan tingkat penetrasi sebesar 89,10 persen dari 38 provinsi di Indonesia.

Persentase tersebut membuat Banten mengungguli provinsi DKI Jakarta yang berada di kisaran 86,96 persen.

Kemudian posisi ketiga ditempati oleh Jawa Barat dengan angka sebesar 82,73 persen.

Diikuti dengan Kepulauan Bangka Belitung (82,66 persen), Jawa Timur (81,26), Bali (80,88), dan seterusnya.

Sekretaris Jenderal APJII, Zulfadly Syam, memaparkan bahwa hasil survei tingkat penetrasi internet di Indonesia bisa dijadikan landasan bagi para pemangku kepentingan dalam mengambil keputusan.

"Hasil survei APJII semakin tahun akan terus mengalami penguatan yang komprehensif. Agar dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan bagi seluruh stakeholder internet di Indonesia," tutur Zulfadly.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Terpopuler