Tanaman Padi Puso di Banten Cakup 385,75 Ha

Seluas 385,75 hektare tanaman padi pada tiga kabupaten di Provinsi Banten mengalami puso atau gagal panen akibat terendam banjir.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 16 Januari 2019  |  13:40 WIB
Tanaman Padi Puso di Banten Cakup 385,75 Ha
Foto aerial yang terendam banjir di Pandeglang, Banten, Rabu (26/12/2018). - Antara/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, SERANG – Seluas 385,75 hektare tanaman padi pada tiga kabupaten di Provinsi Banten mengalami puso atau gagal panen akibat terendam banjir.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M. Tauchid mengatakan data terakhir yang dihimpun instansi itu hingga 1 Januari 2019 memperlihatkan seluas 3,184,5 hektare sawah di Kabupaten Pandegang, Lebak, dan Serang terendam banjir. Dari jumlah tersebut 385,75 hektare gagal panen.

"Paling banyak di Pandeglang ada di 10 kecamatan. Jumlah yang terkena banjir di Pandeglang 2.107 hektare, seluas 231,25 hektare puso," kata Agus di Serang pada Rabu (16/1/2019).

Ia mengatakan tanaman padi yang terkena banjir di Kabupaten Pandeglang tersebut yakni di Kecamatan Pagelaran 450 hektare, Panimbang 189 hektare, Sobang 214 hektare, Patia 425 hektare, Cisata 225 hektare, Sukaresmi 258 hektare, Labuan 40 hektare, Cikedal 196 hektare, Saketi 100 hektare dan Sumur 10 hektare.

"Upaya pemerintah akan memberikan bantuan benih. Kami masih melakukan pendataan yang masuk peserta Asuransi Usaha Tanaman Padi (AUTP)," kata Agus.

Menurut dia, dari jumlah 2.107 hektare yang terkena banjir di Pandeglang tersebut, 1.875,75 hektare sudah surut, namun 231,25 hektare yang berpotensi gagal panen atau puso. Adapun usia tanaman padi yang terkenda banjir tersebut 5 sampai 65 hari.

Sementara di Kabupaten Lebak terdapat 139 hektare yang terkena banjir tersebar di lima kecamatan dan hanya sekitar dua hektare yang puso, karena seluas 137 hektar tanaman yang terkena banjir tersebut sudah kembali surut.

Kemudian di Kabupaten Serang ada 938,5 hektare yang terkena banjir tersebar di 11 kecamatan, seluas 385,75 hektar diantaranya puso dan 786 hektare sawah terendam tersebut sudah kembali surut.

"Ada juga persemaian padi seluas 96.000 meter persegi yang terkena banjir. Seluas 49.500 meter persegi di antaranya puso dan 46.500 meter persegi surut dengan usia taman satu hari sampai 33 hari," lanjut Agus.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
padi, banten, puso

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top