Dirut PD Pasar Sebut Revitalisasi Pasar Anyar Arahan Jokowi

Pasar Anyar yang telah ada puluhan tahun silam, sudah waktunya mendapat peremajaan atau perapihan yang lebih layak untuk pembeli maupun pedagang itu sendiri.
Kondisi Pasar Anyar Kota Tangerang./Istimewa
Kondisi Pasar Anyar Kota Tangerang./Istimewa

Bisnis.com, TANGERANG - Revitalisasi Pasar Anyar, Kota Tangerang oleh Kementerian PUPR kian terlihat. Dimana sebelumnya, Pemkot Tangerang telah melakukan perapihan pada kesemrawutan pedagang yang tumpah hingga ke jalan, menghambat lalu lintas, mengganggu para pejalan kaki hingga memberikan kesan kumuh dan kotor.

Kini, lalu lintas Pasar Anyar, Kota Tangerang cukup terlihat lengang dan lancar. Pedagang yang kerap memakan badan jalan sudah banyak berkurang. Di jam sibuk seperti pagi dan sore, Pasar Anyar pun terasa lebih lancar, kondisi penumpukan pedagang, pejalan kaki, angkot dan angkutan pribadi di satu jalur yang sama pun sudah tak terlihat.

Kondisi ini dan tindakan Pemkot Tangerang dalam perapihan Pasar Anyar, Kota Tangerang pun ditanggapi pengamat kebijakan publik, Adib Miftahul yang menyatakan ini merupakan tindakan yang perlu disegerakan.

Pasalnya, Pasar Anyar yang telah ada puluhan tahun silam, sudah waktunya mendapat peremajaan atau perapihan yang lebih layak untuk pembeli maupun pedagang itu sendiri.

Dari kesemrawutan jalur Pasar Anyar, kata Adib revitasliasi adalah langkah mutlak yang diperlukan. Tentu, perlu diiringi strategi atau langkah-langkah yang tidak merugikan satu dua pihak.

“Sebagaimana mestinya saja, kalau memang itu adalah lalu lintas yang harusnya digunakan untuk pengendara atau pejalan kaki, ya kembalikan saja fungsi pada jalan tersebut. Ya, harusnya juga tindakan perapihan ini dilakukan dan didukung oleh semua pihak, tak tertuju pada Pemkot Tangerang semata. Misalnya, jajaran Dewan ikut turun tangan dan mendukung langkah positif untuk keindahan Kota Tangerang ini,” tegas Adip, Rabu (3/5/23).

Lanjutnya, Ia menyadari bahwa revitalisasi atau perapihan Pasar Anyar Kota Tangerang ini bukan hal yang mudah. Dengan itu, membutuhkan kerjasama semua pihak yang harusnya saling berkolaborasi, bukan mencari kekurangan satu sama lain, apalagi menggoreng isu yang membuat panas kondisi di lapangan.

“Menurut saya, dengan mengembalikan fungsi infrastruktur pada fungsi sebenarnya ini akan memberikan efek positif kebanyak hal. Selain lalu lintas yang lancar, meningkatkan keindahan jalan, tapi juga penyuburan geliat ekonomi. Maka dari itu, semua harus saling dukung dan jika ada hal-hal kurang berkenan baiknya dibicarakan lewat jalur-jalur yang baik, bukan provokasi,” jelas Adib.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kota Tangerang melakukan penertiban pedagang yang berjualan di sisi jalan Ahmad Yani Pasar Anyar. Penertiban tersebut dilakukan selain karena akan ada revitalisasi Pasar Anyar juga karena mengganggu arus lalu lintas kendaraan. Penertiban ini tidak hanya di Pasar Anyar namun juga di lokasi lain seperti Pasar Sipon yang mana banyak pedagang yang juga menggunakan fasilitas jalan umum untuk berjualan.

Terpisah Direktur PD Pasar Kota Tangerang Titin Mulyati menyampaikan bahwa revitalisasi Pasar Anyar ini merupakan program Pemerintah Pusat yang bertujuan untuk menata ulang Pasar Anyar dan Meningkatkan Daya Saing Pasar Anyar terhadap menjamurnya pasar modern di Tangerang.

“Jadi ini arahan Pak Presiden Jokowi, lewat program kalau enggak salah namnya Pasar Rakyat. Sekitar tahun 2018 kan beliau pernah berkunjung ke Pasar Anyar dan alhamdulillah kita dapat bantuan dari Pak Presiden melalui PUPR untuk Penataan Pasar Anyar,” terang Titin.

Oleh karenanya Titin berharap penataan Pasar Anyar mendapatkan dukungan dari semua pihak agar arahan Presiden bisa segera direalisasikan. “Makanya ini harusnya didukung oleh semua pihak mengingat semrawutnya Pasar Anyar. Kemudian kalau dibilang kita tidak nenyediakan lokasi sementara agak aneh juga, karena kita sudah sediakan loaksinya di lanrtai 3,” paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Dea Andriyawan
Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Terpopuler