AP I Pusatkan Kampanye Earth Hour 2019 di Bandara Hasanuddin

AP I bersama Komunitas Earth Hour dan WWF-Indonesia akan mengelar kampanye global “Switch Off Earth Hour 2019” yang akan dipusatkan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, 30 Maret 2019.
Ema Sukarelawanto | 18 Maret 2019 17:20 WIB
Dokumentasi seorang wanita menyalakan lampu membentuk angka 60 mewakili 60 menit Jam Bumi, saat peringatan Jam Bumi di Kolombo, Sabtu (19/3/16). - Reuters

Bisnis.com, MANGUPURA—PT Angkasa Pura I (Persero) bersama Komunitas Earth Hour dan WWF-Indonesia  akan mengelar kampanye global “Switch Off Earth Hour 2019” yang akan dipusatkan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, 30 Maret 2019.

Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) I Faik Fahmi mengatakan gerakan di 13 bandara yang dikelola ini merupakan dukungan terhadap upaya pengurangan pemanasan global dan dampak perubahan iklim melalui penghematan energi.

Kegiatan “Switch Off”yang  akan dilakukan pukul 20.30-21.30 WITA itu tidak mengganggu aktivitas operasional dan pelayanan 13 bandara yang dikelola Angkasa Pura I. 

“Seluruh penumpang pesawat udara, masyarakat, komunitas, dan stakeholders diharapkan ikut menyukseskan kegiatan Earth Hour itu dengan memadamkan lampu atau peralatan elektronik yang tidak digunakan selama waktu tersebut,” katanya, Senin (18/3/2019).

Faik Fahmi menjelaskan komitmen Angkasa Pura I terhadap kelestarian lingkungan hidup dan proses bisnis berkelanjutan tidak hanya ditunjukkan melalui berbagai kegiatan yang mendukung pelestarian lingkungan di wilayah bandara seperti konservasi dan edukasi lingkungan hidup, tetapi juga menerapkan prinsip-prinsip pelestarian lingkungan hidup pada proses bisnis agar terwujud proses bisnis yang berkelanjutan. 

Ia menyebut kegiatan pengembangan dan pengelolaan bandara oleh Angkasa Pura I harus membawa manfaat sosial dan manfaat lingkungan hidup bagi masyarakat sekitar bandara. 

Oleh karena itu, untuk mengantisipasi dampak lingkungan hidup dalam jangka panjang, perusahaan pelat merah ini berkomitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip eco-airport dan prinsip perusahaan berkelanjutan pada operasional dan pengembangan bandara.

AP I telah mengenalkan konsep bandara ramah lingkungan (eco-friendly airport) melalui terminal baru Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang yang diikuti pengimplementasian secara penuh standar ISO 14001 terkait lingkungan oleh Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Ia menambahkan AP I juga berkomitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip eco-airport dan prinsip perusahaan berkelanjutan pada operasional dan pengembangan bandara.

Konsep bandara ramah lingkungan (eco-friendly airport) di antaranya diperkenalkan melalui terminal baru Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang yang diikuti implementasi secara penuh standar ISO 14001 terkait lingkungan oleh Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
earth hour, angkasa pura i

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup