Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Perdesaan Lebih Terpukul Perlambatan Ekonomi daripada Perkotaan

Kesejahteraan masyarakat perdesaan di Provinsi Banten mengalami pukulan lebih telak dalam urusan perut dibandingkan penduduk kota selama September 2014 – Maret 2015.
Dini Hariyanti
Dini Hariyanti - Bisnis.com 29 Desember 2015  |  14:22 WIB
Secara umum tingkat kemiskinan di Banten selama Maret tahun ini 5,90% dengan jumlah penduduk miskin 702.400 jiwa. -
Secara umum tingkat kemiskinan di Banten selama Maret tahun ini 5,90% dengan jumlah penduduk miskin 702.400 jiwa. -

Bisnis.com, TANGERANG — Kesejahteraan masyarakat perdesaan di Provinsi Banten mengalami pukulan lebih telak dalam urusan perut dibandingkan penduduk kota selama September 2014 – Maret 2015.

Kondisi itu ditunjukkan dengan kenaikan tingkat kemiskinan di perdesaan sebesar 0,60% menjadi 7,78%. Sementara di perkotaan hanya meningkat 0,29% ke level 5,03%.

Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional (KEKR) Bank Indonesia Provinsi Banten membeberkan salah satu penyebabnya adalah perlambatan pertumbuhan triwulan I/2015 dibandingkan triwulan IV/2014 atau secara quarter to quarter.

Kepala BI Banten Budiharto Setyawan menyatakan pertumbuhan ekonomi selama Januari – Maret tahun ini sebetulnya positif sebesar 5,41% (year on year/yoy). Akan tetapi, bila dibandingkan dengan triwulan terakhir tahun lalu justru mengalami kontraksi 0,65%.

Pelemahan permintaan di dalam maupun luar negeri menyebabkan output berkurang. Beberapa sektor yang mengalami ini terutama industri pengolahan dan sektor perdagangan.

"Dibandingkan dengan kota, dampaknya lebih besar ke perdesaan,” ucapnya dalam paparan KEKR BI Banten, Selasa (29/12/2015).

Secara umum tingkat kemiskinan di Banten selama Maret tahun ini 5,90% dengan jumlah penduduk miskin 702.400 jiwa. Apabila dibandingkan dengan tahun lalu maka angka ini mengalami kenaikan.  Pada September tahun lalu masih di level 5,51% dengan jumlah penduduk 649.190 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemiskinan
Editor : Setyardi Widodo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top