Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bulog Serap 9.000 Ton Beras Petani Lebak dan Pandeglang

Serapan bentuk beras petani sebanyak 9.000 ton lebih itu setara dengan Rp85 miliar.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 September 2020  |  09:21 WIB
Pekerja mengangkut stok beras Bulog untuk didistribusikan ke pasar-pasar di Gudang Sub-Divre Bulog Serang, di Serang, Banten, Jumat (10/5/2019). - ANTARA/Asep Fathulrahman
Pekerja mengangkut stok beras Bulog untuk didistribusikan ke pasar-pasar di Gudang Sub-Divre Bulog Serang, di Serang, Banten, Jumat (10/5/2019). - ANTARA/Asep Fathulrahman

Bisnis.com, LEBAK — Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik Kabupaten Lebak-Pandeglang menyerap gabah hasil panen petani hingga senilai Rp85 miliar untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19.

"Dengan penyerapan gabah itu dipastikan nilai tukar ekonomi petani juga meningkat," kata Kepala Divisi Regional Perum Bulog Lebak-Pandeglang Meita Novariani, Selasa (29/9/2020).

Perum Bulog memiliki tanggung jawab menyerap gabah hasil panen petani sehingga dapat menggerakkan pertumbuhan ekonomi petani.

Selama ini, serapan beras petani jika dikalkulasikan dalam bentuk beras sebanyak 9.000 ton lebih dengan nilai perguliran uang mencapai Rp85 miliar.

Menurut Meita, dari 9.000 ton lebih beras tersebut nantinya didistribusikan untuk keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (KPM-PKH) juga cadangan cadangan beras pemerintah (CBP).

Saat ini, persediaan beras itu disimpan di tiga gudang milik Perum Bulog dan sebagian sudah didistribusikan untuk KPM-PKH wilayah Lebak-Pandeglang.

Pendistribusian beras tersebut juga menyerap tenaga kerja hingga ratusan orang mulai pengemudi angkut hingga buruh bongkar muat.

"Kami komitmen menyerap gabah petani guna mendukung perekonomian nasional akibat dampak pandemi Covid-19," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bulog

Sumber : Antara

Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top