Pemprov Banten Bina Anggota eks-Gafatar dan Alumni Suriah

Oleh: Amanda Kusumawardhani 25 Januari 2016 | 15:45 WIB
Pemprov Banten Bina Anggota eks-Gafatar dan Alumni Suriah
Gubernur Banten Rano Karno/Antara

Bisnis.com, SERANG - Pemerintah Provinsi Banten menyatakan siap membina eks-anggota Gerakan Fajar Nusantara dan eks-anggota Kelompok Radikal "alumni Suriah" yang berasal dari wilayah ini.

Selain mengurus kepulangan sejumlah anggota eks-Gafatar dari sejumlah daerah, di wilayah Banten juga terdapat warga yang merupakan eks-anggota kelompok radikalis yang pulang dari Suriah.

Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen untuk membina anggota masyarakat dari dua latar belakang tersebut.

"Masyarakat di Banten harus menerima mereka, anggaplah mereka mungkin sudah salah jalan. Kami akan membenahi, mengarahkan, dan memberi kesempatan mereka untuk berubah,” kata Gubernur Banten Rano Karno, dalam keterangan resminya, Senin (25/1/2016).

Sebagaimana diketahui, sebanyak 115 eks-anggota Gafatar tiba di Bandara Soekarno-Hatta dengan tiga kloter pada Sabtu (23/1/2016).

Sesampainya di Jakarta, mereka segera dibawa ke Rumah Perlindungan Trauma Center di Bambu Apus, Jakarta Timur, dan Panti Sosial Bina Insan Cipayung milik Kementerian Sosial (Kemensos) sebelum dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing.

Ratusan eks anggota Gafatar yang dipulangkan berasal dari daerah Banten, DKI Jakarta, Lampung, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

“Ada juga yang baru pulang dari Suriah sebanyak 24 orang. Ini tentu menjadi tugas kami untuk serius melakukan pencegahan dalam penyebaran gerakan radikalisme,” ucap Rano.

Tak hanya itu, Rano bakal mencari tahu alasan banyaknya warga Banten yang mengikuti gerakan-gerakan radikalisme.

Pasalnya, Banten memiliki banyak pondok pesantren dan terkenal dengan keislaman yang kuat.

Editor: Saeno

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer