LSM Curigai 22 Penerimah Dana Hibah Tangsel Fiktif

Oleh: Dini Hariyanti 23 November 2015 | 15:47 WIB
Ilustrasi/Reuters

Bisnis.com, TANGERANG - Penyaluran dana hibah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kota Tangerang Selatan kepada 106 lembaga dan organisasi disinyalir penuh kejanggalan.

Hal tersebut disuarakan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Semangat Rakyat (Semar) dan Fitra. Kondisi ini ditengarai terkait dengan politisasi APBD-P untuk kepentingan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota incumbent (petahana), yakni Airin Rachmy Diani dan Benyamin Davnie.

Kedua LSM tersebut menyatakan ada 22 lembaga dan organisasi penerima dana hibah yang dinilai janggal.

"Ada lembaga penerima yang ternyata ketua organisasinya adalah tim sukses pasangan calon incumbent," ucap Ketua Semar Ananta Wahana, di Tangerang, Senin (23/11/2015).

Dia mencontohkan pemberian dana hibah kepada Kominet Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Tangerang Selatan senilai Rp500 juta.

Ketua KNPI adalah Eeng Sulaiman yang juga menjabat Sekretaris DPC PPP Tangsel. Hal ini secara tidak langsung diduga akan dipakai untuk kepentingan pasangan calon incumbent.

Adapun PPP adalah salah satu partai pendukung pasangan calon nomor 3. "Dan Eeng adalah salah satu anggota tim sukses Airin - Benyamin," ujar Ananta.

Di dalam APBD dana hibah dialokasikan Rp29,57 miliar. Adapun di dalam APBD Perubahan nilainya meningkat ratusan persen menjadi Rp105 triliun. Adapun realisasi penyaluran sampai kuartal kedua sudah Rp76,45 miliar.

Editor: Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkini Lainnya