Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

31.000 Ekor Hewan Kurban Bakal Masuk Tangerang

Pemerintah telah mencatat 664 titik lokasi lapak penjualan hewan kurban dari luar daerah.
Penjualan hewan kurban./Bisnis-Nizar Fachri Rabbani.
Penjualan hewan kurban./Bisnis-Nizar Fachri Rabbani.

Bisnis.com, TANGERANG - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, Banten, memprediksi sebanyak 31.000 ekor hewan kurban dari berbagai daerah akan masuk ke wilayahnya menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah/2024 Masehi.

"Sama seperti jumlah proyeksi kita kurang lebih akan ada 10 persen hewan kurban masuk dari luar daerah ke Tangerang," ucap Kepala DPKP Kabupaten Tangerang, Asep Jatnika di Tangerang, Selasa (14/5/2024).

Guna memastikan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan melakukan pemetaan titik lokasi pengiriman hewan kurban dari daerah ke Kabupaten Tangerang.

Misalnya, kata dia, sebagian besar hewan kurban yang masuk ke wilayahnya itu seperti dari Jawa Timur, Lampung, Bali dan daerah lainnya.

Dalam pemetaan pengiriman hewan kurban tersebut, pihaknya juga telah mencatat 664 titik lokasi lapak penjualan hewan kurban dari luar daerah. Langkah itu dilakukan untuk memastikan kondisi hewan kurban yang nanti dijual kepada masyarakat dalam kondisi sehat dan aman.

"Kami akan menerjunkan petugas sebanyak 100 orang untuk melakukan pengawasan terhadap 664 titik lokasi penjualan hewan kurban. Jadi mulai tanggal 11 hingga 21 Juni itu akan dilakukan pemeriksaan kesehatan hewan yang akan dijadikan kurban," ungkapnya.

Selain itu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bakal kembali melakukan pengawasan lalu lintas pengiriman hewan ternak ke wilayahnya itu untuk mengantisipasi ditemukannya kasus penyakit menular pada hewan seperti virus lumpy skin disease (LSD) atau penyakit kulit berbenjol pada hewan, PMK dan antraks.

"Dan kita punya 9 dokter hewan yang tergabung dalam tim kesehatan dengan dibantu oleh ratusan petugas kami yang sudah diberi pembekalan mengenai pemeriksaan kesehatan hewan kurban nanti," kata dia.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Redaksi
Editor : Miftahul Ulum
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Terpopuler