Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Nelayan yang Hilang di Perairan Tanjung Cariang Ditemukan Meninggal

Tim SAR gabungan terdiri Basarnas, Polairud, Lanal Banten, Tagana, HNSI dan masyarakat berhasil mengevakuasi jasad nelayan yang hilang saat mencari ikan di sekitar Perairan Tanjung Cariang, Desa Batuhideung.
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 12 Oktober 2020  |  02:33 WIB
Ilustrasi - ANTARA FOTO/Budi Candra Setya
Ilustrasi - ANTARA FOTO/Budi Candra Setya

Bisnis.com, JAKARTA -  Tim SAR gabungan evakuasi jasad nelayan Pandeglang yang menghilang di Perairan Tanjung Cariang Batu Hideung Kecamatan Cimanggu, Minggu (11/10) dalam kondisi meninggal dunia.

"Kami sudah menyerahkan jasad nelayan bernama Misdana (30) warga Kananga Rt 03 Rw 04, Desa Batuhideung, Kecamatan Cimanggu, Pandeglang kepada anggota keluarganya untuk dimakamkan," kata Kepala Basarnas Banen M Zaenal Arifin, Minggu (11/10/2020).

Tim SAR gabungan terdiri Basarnas, Polairud, Lanal Banten, Tagana, HNSI dan masyarakat berhasil mengevakuasi jasad nelayan yang hilang saat mencari ikan di sekitar Perairan Tanjung Cariang, Desa Batuhideung.

Mereka tim gabungan berhasil menemukan korban pukul 12.20 WIB atau tidak jauh dari lokasi kejadian.

Pencarian nelayan Pandeglang itu dengan melakukan penyisiran sekitar Perairan Tanjung Cariang dengan menggunakan perahu karet sejauh 5 Nm.

Selain itu juga melakukan penyisiran darat dengan berjalan kaki sekitar pesisir pantai.

Namun, tim gabungan tersebut berhasil mengevakuasi korban setelah adanya informasi dari nelayan setempat yang melihat jasad Misdana mengapung di Perairan Tanjung Cariang.

"Kami bergerak ke lokasi penemuan nelayan yang hilang itu dan benar korban sudah meninggal dunia," katanya menjelaskan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nelayan
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top