Warga Kota Tangerang Diminta tidak Berlebihan Respons Berita Corona

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah mengimbau masyarakat di kota itu tidak berlebihan dalam merespons berita virus corona denganan tetap tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa serta menjalankan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 Maret 2020  |  21:35 WIB
Warga Kota Tangerang Diminta tidak Berlebihan Respons Berita Corona
Penumpang kereta commuter line (KRL) menggunakan masker saat berada di Stasiun Sudirman, Jakarta, Selasa (3/3/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, TANGERANG - Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah mengimbau masyarakat di kota itu tidak berlebihan dalam merespons berita virus corona denganan tetap tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa serta menjalankan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

"Salah satu hal yang penting dalam pencegahan ini adalah PHBS," ujar Arief yang ditemui di Kantor Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Selasa (3/3/2020).

Arief yang melakukan rapat koordinasi terkait virus corona meminta seluruh SKPD untuk menyosialisasikan kepada masyarakat terkait cara-cara pencegahan dan penanganan yang bisa dilakukan.

"Makanya dikumpulkan beberapa SKPD untuk melakukan sosialisasi, baik ke perusahaan, sekolah, termasuk koordinasi dengan bandara, karena Kota Tangerang menjadi pintu masuk lewat jalur transportasi udara. Rencananya nanti Dinas Pendidikan akan mengundang seluruh kepala sekolah agar semua murid bisa melaksanakan kegiatan PHBS. Disnaker juga tolong imbau HRD di perusahaan untuk menyediakan cairan cuci tangan atau hand sanitizer," kata Wali Kota.

Dia juga meminta warganya untuk tidak membeli masker secara berlebihan. Arief mengatakan, sebagaimana instruksi Menteri Kesehatan RI, masker idealnya hanya diperuntukkan bagi orang sakit. Pembelian masker secara berlebihan oleh orang sehat dikhawatirkan akan menipiskan stok bagi mereka yang benar-benar membutuhkan.

"Dari Kementerian Kesehatan dan para pakar juga, gak terlalu perlu pakai makser, apalagi secara berlebihan. Karena masker itu diberikan kepada yang sakit atau suspect dan juga tenaga kesehatan yang menangani pasien," katanya.

Selain itu, Wali Kota juga meminta masyarakat untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengonsumsi ramuan yang terbuat dari rempah-rempah.

"Bisa dengan minum curcuma, jahe, temulawak, dan kunyit itu bisa meningkatkan daya tahan tubuh mengantisipasi bahaya virus corona. Jadi daripada beli masker mending minum-minuman herbal yang terbuat dari rempah-rempah, untuk kekebalan tubuh kita," katanya.

Seberat apapun tantangan yang dihadapi terkait virus corona, lanjut Arief, masyarakat diharapkan bisa menghadapi dengan hati tenang dan kepala dingin.

"Karena kepanikan gak akan menyelesaikan masalah. Dan kami Pemerintah Kota Tangerang di bawah arahan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kesehatan, terus mengambil langkah-langkah antisipasi dan langkah yang paling efektif buat kita semua adalah melaksanakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS)," ujarnya.

Saat ini, Pemerintah Kota Tangerang juga membuka layanan hotline terkait penanganan COVID-19. Masyarakat dapat mengaksesnya di 082299973322 atau menghubingi Call Center 112 dan 119.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
banten

Sumber : Antara

Editor : Ajijah
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top