Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wagub Banten Pantau Langsung Evakuasi Warga Terisolir Akibat Banjir

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menyaksikan langsung proses evakuasi warga dari daerah terisolir yang terdampak banjir bandang di Desa Bungur Mekar, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Kamis (2/1/2020).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 02 Januari 2020  |  19:41 WIB
Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menyaksikan langsung proses evakuasi warga dari daerah terisolir yang terdampak banjir bandang di Desa Bungur Mekar, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak. - Antara
Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menyaksikan langsung proses evakuasi warga dari daerah terisolir yang terdampak banjir bandang di Desa Bungur Mekar, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak. - Antara

Bisnis.com, LEBAK - Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menyaksikan langsung proses evakuasi warga dari daerah terisolir yang terdampak banjir bandang di Desa Bungur Mekar, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Kamis (2/1/2020).

Andika yang sebelumnya berniat untuk meninjau langsung wilayah terdampak banjir bandang di desa tersebut, terpaksa menghentikan langkahnya di ujung jembatan gantung yang terputus oleh terjangan banjir bandang Sungai Ciberang tersebut malam sebelumnya.

"Memang sudah diberi tahu kalau jembatannya putus, tapi tadi saya kira kami bisa tetap menyeberang untuk meninjau warga terisolir," kata Andika usai mendengar keterangan warga setempat.

Sambil meminta keterangan dari tokoh masyarakat setempat, Nasir, terkait peristiwa nahas tersebut, Andika menyaksikan langsung proses evakuasi warga dari seberang sungai menggunakan perahu karet milik BPBD Kabupaten Lebak.

Kepada Andika, tokoh masyarakat setempat Nasir mengatakan* sekitar 1.500 warga di tiga kampung yang berlokasi di seberang sungai Ciberang di desa tersebut, masih terisolasi. Menurut Nasir, warga membutuhkan tenda besar dan genset untuk membangun posko.

"Karena kalau harus dievakuasi semua sebanyak 1.500 orang itu kan lama, apalagi ini perahu karetnya juga cuma satu," kata Nasir.

Mendengar keterangan Nasir tersebut, Andika langsung memerintahkan Tagana Lebak yang mendampinginya saat itu untuk menyediakan yang dibutuhkan warga sebagaimana disebutkan Nasir.

"Genset ada kan? Tenda? Perahu karet masih ada? Sekalian dirikan dapur umur di sini," kata Andika kepada rombongan Tagana Lebak yang mendampinginya.

Usai berbincang dengan Nasir di atas jembatan, Andika kemudian menuju pinggiran sungai dimana warga yang dievakuasi diturunkan dari perahu karet. Andika ikut membantu sejumlah ibu-ibu turun dari perahu, yang disambut dengan tangisan dan peluk haru dari para ibu yang disambutnya. Warga meminta agar pemerintah segera memberikan bantuan yang dibutuhkan warga korban banjir bandang.

Mendengar keluhan warga itu, Andika lalu menjanjikan bantuan akan segera dikirimkan. Kepada warga tersebut Andika mengatakan, bantuan sebetulnya sudah banyak berdatangan ke sejumlah posko.

"Masalahnya ini memang kita kesulitan mendistribusikan karena aksesnya terputus. Sekarang sedang kami usahakan. Sementara itu, ibu-ibu dan warga lainnya yang sudah berhasil dievakuasi bisa langsung minta diantar ke posko induk di Gedung PGRI Sajira ya. Di sana lengkap semuanya," katanya.

Bencana banjir di Lebak Banten menerjang empat kecamatan, yakni di Kecamatan Cipanas, Lebak Gedong, Curugbitung dan Sajira sehingga mengakibatkan ribuan warga mengungsi. Banjir diduga lantaran sungai Ciberang yang melintas di empat kecamatan tersebut meluap. Akibatnya ada 12 desa di empat kecamatan terdampak banjir.

Sebanyak 20 jembatan di Kabupaten Lebak juga dilaporkan putus akibat banjir dan tanah longsor, setelah terjadi luapan air Sungai Ciberang, menyusul hujan deras di daerah setempat sepanjang Selasa (31/12) sore hingga Rabu pagi itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banten

Sumber : Antara

Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top