Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BPBD Lebak Fokus Cegah Rawan Pangan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten, memfokuskan pascabencana alam guna mencegah kerawanan pangan ataupun kelaparan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 Mei 2019  |  20:37 WIB
Mobil operasional Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). - Antara
Mobil operasional Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). - Antara

Bisnis.com, RANGKASBITUNG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten, memfokuskan pascabencana alam guna mencegah kerawanan pangan ataupun kelaparan.

"Kami sampai belum menerima laporan warga korban bencana alam mengalami kerawanan pangan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak, Kaprawi di Rangkasbitung, Rabu (29/5/2019).

Masyarakat yang terdampak bencana alam di Kabupaten Lebak di antaranya warga Desa Sudamanik Kecamatan Cimarga hingga ratusan jiwa tinggal di tenda pengungsian milik BPBD.

Mereka korban pergerakan tanah sejak Januari 2019 hingga kini belum dilakukan relokasi ke tempat yang lebih aman. Pergerakan tanah tersebut mengakibatkan sebanyak 118 rumah dan tempat ibadah mengalami kerusakan berat dan ringan.

"Semua warga korban bencana pergerakan tanah ditampung di tenda pengungsian dan mereka terpenuhi kebutuhan bahan pokok dasarnya," ujarnya menjelaskan.

Menurut dia, bencana banjir bandang yang menerjang empat kecamatan, Rabu (22/5) hingga kini mereka terpenuhi kebutuhan bahan pokoknya. BPBD mengoptimalkan penyaluran bantuan beras, pakaian bekas, selimut, obat-obatan, dan makanan.

Kebutuhan dasar dan makanan juga relatif aman dan mencukupi untuk berbuka puasa dan makan sahur.

Keempat kecamatan yang dilanda banjir bandang itu tersebar di Sajira, Sobang, Muncang dan Cimarga. Masyarakat yang tertimpa bencana alam tersebut tinggal di sekitar bantaran sungai.

Namun, beruntung bencana alam itu tidak mengakibatkan korban jiwa,tetapi kerugian mencapai miliaran rupiah. Bencana banjir bandang juga menyebabkan 56 rumah mengalami kerusakan, dua jembatan terputus serta tiga pondok pesentren dan dua majelis taklim mengalami kerusakan berat.

"Kami saat ini penanganan pascabencana alam dengan menyalurkan bantuan bahan pokok dan bantuan lainnya guna mengurangi risiko kebencanaan agar tidak kembali menimbulkan korban jiwa," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banten bencana alam lebak

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top