Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Banten Siapkan 1.000 Hektare untuk Perkebunan Durian dan Pisang

Dinas Pertanian Provinsi Banten menyiapkan sekitar 1.000 hektare lahan di wilayah Banten Selatan untuk pengembangan usaha perkebunan durian dan pisang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 05 Maret 2020  |  21:38 WIB
Ilustrasi. Warga mencicipi aneka buah saat Festival Buah Lokal di area CFD Alun-alun Rangkasbitung, Lebak, Banten. - ANTARA/Muhammad Bagus Khoirunas
Ilustrasi. Warga mencicipi aneka buah saat Festival Buah Lokal di area CFD Alun-alun Rangkasbitung, Lebak, Banten. - ANTARA/Muhammad Bagus Khoirunas

Bisnis.com, SERANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten menyiapkan sekitar 1.000 hektare lahan di wilayah Banten Selatan untuk pengembangan usaha perkebunan durian dan pisang.

"Persiapan pengembangan perkebunan durian dan pisang di lahan sekitar 1.000 hektare, direncanakan di Pandeglang Selatan," kata Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid, usai berbicara pada forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Pertanian Provinsi Banten, di Serang, Kamis (5/3/2020).

Ia mengatakan, pengembangan tanaman pisang tersebut untuk memenuhi pasokan bagi industri sale pisang di daerah wisata Sawarna yang permintaannya cukup tinggi. Saat ini, sebagian besar pisang untuk industri sale itu didatangkan dari luar Banten.

"Industri rumahan sale pisang di Sawarna itu produksinya 5 ton per bulan dengan kebutuhan pisang sekitar 50 ton per bulan. Untuk memenuhinya kita akan fokus pada pengembangan dalam skala usaha besar," kata Agus.

Menurutnya, pada 2021 pihaknya akan fokus pada beberapa komoditas unggulan seperti durian, pisang, manggis, kopi dan beberapa komoditas lainnya.

Selain durian dan pisang, pihaknya juga mengembangkan tanaman jengkol dengan pola bisnis yang lebih besar. Sedangkan tanaman kopi akan dikembangkan oleh rakyat tetapi melalui dukungan Pemda Banten yang difokuskan di Kabupaten Serang, Lebak dan Kabupaten Pandeglang.

"Pada 2021 kami akan fokus pada beberapa komoditas yang mampu punya nilai tambah, nilai tambah yang tinggi terhadap pendapatan petani Banten. Salah satunya mengembangkan skala-skala usaha ekonomi yang sangat dibutuhkan oleh pasar," kata dia.

Selain itu, kata dia, perlu juga peningkatan infrastruktur pertanian seperti peningkatan jalan usaha tani di beberapa kecamatan yang dianggap masih sangat ketinggalan seperti di Kecamatan Warasalam Lebak dan Cikeusik Pandeglang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banten

Sumber : Antara

Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top