Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemkab Lebak Optimistis Sektor Pembangunan Tekan Angka Kemiskinan

Pemerintah Kabupaten Lebak optimistis sektor pembangunan di daerah ini berkembang dan makin maju sehingga mampu menekan angka kemiskinan pada 2020.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 02 Januari 2020  |  13:21 WIB
Bupati Lebak Iti Octavia - Antara
Bupati Lebak Iti Octavia - Antara

Bisnis.com, LEBAK - Pemerintah Kabupaten Lebak optimistis sektor pembangunan di daerah ini berkembang dan makin maju sehingga mampu menekan angka kemiskinan pada 2020.

"Kami yakin sektor pembangunan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemiskinan menurun," kata Bupati Lebak Iti Octavia di Lebak, Kamis (2/1/2020).

Pemerintah daerah menggulirkan berbagai sektor pembangunan untuk meningkatkan kehidupan masyarakat menjadi lebih baik dan sejahtera. Sektor pembangunan itu di antaranya pembangunan infrastuktur jalan, karena dapat menopang akses pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Saat ini, ruas jalan yang menghubungkan antarkecamatan kondisinya mulus melalui betonisasi dan hotmiks. Sebab, ruas jalan mulus dipastikan pergerakan ekonomi masyarakat meningkatkan karena arus lalu lintas berjalan lancar.

Selain itu juga pembangunan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan meningkatkan mutu dan kualitas melalui pelatihan,pembinaan, studi banding dan pemberian sertifikasi halal, pemasangan barcode hingga kemasan juga perizinan dari BPOM.

Saat ini, kata dia, pelaku UMKM di Kabupaten Lebak sebanyak 49.000 unit usaha dan menyerap ribuan tenaga kerja.

Bahkan, Kabupaten Lebak Lebak masuk kategori terendah angka pengangguran di Provinsi Banten.

"Kami terus bekerja keras agar ke depan masyarakat Lebak sejahtera," ujar politis Partai Demokrat.

Bupati mengapresiasi angka kemiskinan tahun ke tahun di Kabupaten Lebak menurun melalui berbagai sektor pembangunan tersebut.

Pada 2015 angka kemiskinan di Kabupaten Lebak mencapai 9,97 persen, namun tahun 2016 menurun menjadi 8,71 persen.

Begitu juga angka kemiskinan tahun 2017 sekitar 8,64 persen dan menurun tahun 2018 mencapai 8,41 persen.

Sedangkan, angka kemiskinan di Kabupaten Lebak berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2019 menurun mencapai 8,30 persen.

"Kami melihat menurunnya angka kemiskinan itu, karena sektor pembangunan ekonomi berhasil meningkatkan taraf hidup masyarakat," katanya menjelaskan.

Bupati juga mengatakan, untuk memutus mata rantai kemiskinan kini pemerintah daerah bersinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi dalam menggulirkan program bantuan sosial, diantaranya pemberian Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), penyaluran beras bantuan non tunai sebesar 10 Kg/KK.

Program Keluarga Harapan (PKH) dan Jamsosratu serta bantuan pembangunan rumah tidak layak huni.

Selain itu juga program pengembangan desa yang dialokasikan dana desa dinilai luar biasa, karena secara langsung dapat menopang perekonomian masyarakat pedesaan.

Bahkan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi bahwa Kabupaten Lebak lepas daerah tertinggal.

Keberhasilan itu, kata dia, tentu menjadikan semangat untuk bekerja keras agar 2020 Lebak semakin berkembang dan maju.

"Kami yakin sektor pembangunan itu dapat mendorong kehidupan masyarakat menjadi lebih baik dan angka kemiskinan dan pengangguran menurun," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banten

Sumber : Antara

Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top