JELAJAH JAWA BALI 2018: Sampai 12 Juni, 18 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan di Jatim

Oleh: Tim Jelajah Jawa-Bali 2018 13 Juni 2018 | 07:02 WIB
JELAJAH JAWA BALI 2018: Sampai 12 Juni, 18 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan di Jatim
Pemudik kendaraan roda dua melintasi Jalan Raya di Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (12/6). Mudik dengan mengendarai sepeda motor dianggap lebih hemat, selain itu bisa lebih leluasa untuk bersilaturahmi di kampung halaman./ANTARA FOTO-Umarul Faruq

Bisnis.com, SURABAYA -- Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dan Pusat Krisis Regional Jawa Timur melaporkan sejumlah kecelakaan di provinsi tersebut selama arus mudik Lebaran 2018.

Pada 8-12 Juni 2018, terdapat 211 kejadian kecelakaan saat mudik di Jawa Timur (Jatim). Akibatnya, 18 orang meninggal dunia, 72 orang luka berat, dan 204 orang mengalami luka ringan.

Pada Selasa (12/6/2018) saja tercatat ada 8 kejadian kecelakaan. Korban kecelakaan mencapai 9 orang, dengan rincian 2 orang meninggal dunia, 2 luka berat, dan 5 lainnya luka ringan.

Sementara itu, tempat pertolongan kecelakaan mencakup 97 rumah sakit, 149 puskesmas, dan 51 pos pengamanan.

Berdasarkan pengamatan Tim Bisnis Indonesia Liputan Lebaran-Jelajah Jawa-Bali (LL-JJB) 2018, arus lalu lintas mudik terbilang lancar sehingga pemudik kerap memacu kendaraannya.

Oleh karena itu, disarankan kepada seluruh pemudik untuk berhati-hati dan beristirahat jika merasa lelah.

Tim Peliput: Finna U. Ulfah, Jaffry Prabu Prakoso, Hafiyyan, Oktaviano DB Hana.

Program liputan ini didukung oleh:
PT Bank Negara Indonesia Tbk., PT Telkomsel, PT Toyota Astra Motor,
PT Bank Mandiri Tbk., PT BPD Jawa Tengah, PT AirNAv,
PT Astra Honda Motor, PT Bank Jawa Barat,
PT XL Axiata Tbk., PT JNE

Editor: Annisa Margrit

Berita Terkini Lainnya