Lebak Waspadai Kebakaran Hutan & Permukiman

Oleh: Newswire 31 Maret 2018 | 18:34 WIB
Lebak Waspadai Kebakaran Hutan & Permukiman
Ilustrasi kebakaran./Antara

Bisnis.com, RANGKASBITUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mengingatkan warga mewaspadai kebakaran kawasan hutan dan permukiman sehubungan memasuki musim kemarau awal April 2018.

"Kami selama 3 hari terakhir mencatat tujuh rumah warga di sejumlah kecamatan terbakar," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Kaprawi di Lebak, Banten, pada Sabtu (31/3/2018).

Selama ini, kebakaran rawan saat memasuki musim kemarau sehingga masyarakat perlu waspada agar tidak menimbulkan korban bencana.

Kebanyakan kebakaran permukiman di Kabupaten Lebak akibat korsleting arus pendek listrik sehingga memicu percikan api.

Selain itu juga kompor gas dan minyak tanah serta tungku memasak kayu bakar.

Bahkan, kebakaran yang menghanguskan lima rumah, Kamis (29/3) di Kecamatan Cileles akibat korsleting listrik.

Saat ini, kondisi Kabupaten Lebak mulai memasuki musim kemarau, sehingga diingatkan masyarakat harus mewaspadai bahaya kebakaran.

Potensi kebakaran cukup berpeluang selama musim kemarau, terutama kawasan permukiman dan hutan.

"Kami meminta warga agar melakukan pencegahan kebakaran memasuki musim kemarau dengan melakukan pemeriksaan kabel listrik juga memadamkan kompor dan tungku memasak kayu bakar," katanya.

Menurut dia, biasanya kebakaran yang melanda permukiman masyarakat Badui saat musim kemarau akibat lupa mematikan lampu tempel juga meninggalkan tungku yang berapi dan terdapat kayu bakar tidak dipadamkan.

Di samping itu juga pihaknya meminta warga tidak membuang puntung rokok ke semak belukar karena bisa memicu kebakaran kawasan hutan.

Selama musim kemarau, kata dia, masyarakat agar lebih mewaspadai bahaya kebakaran, baik yang tinggal di perumahan dan kawasan hutan.

Peringatan kewaspadaan itu, karena memasuki musim panas sehingga mudah menimbulkan percikan api yang mengakibatkan kebakaran.

"Kami minta warga Badui sebelum berangkat ke ladang maupun kebun terlebih dahulu melihat tungku agar memastikan tidak ada api," tuturnya.

Sumber : Antara

Editor: M. Syahran W. Lubis

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer