Harga Minyak Kiclong, AS Bernafsu Bangun Rig Baru

Oleh: Hafiyyan 13 Januari 2018 | 14:30 WIB
Harga Minyak Kiclong, AS Bernafsu Bangun Rig Baru
Ilustrasi kilang lepas pantai./Bloomberg-Tim Rue

Bisnis.com, JAKARTAJumlah rig minyak aktif di Amerika Serikat bertambah 10 titik pada pekan ini, yang menjadi peningkatan terbesar sejak Juni 2017.

Seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (13/1/2018), data Baker Hughes menuliskan pada pekan yang berakhir Jumat (12/1/2018), perusahaan energi di AS menambah 10 rig minyak aktif menjadi 752 titik. Jumlah rig merupakan indikator awal produksi minyak shale Paman Sam di masa mendatang.

Peningkatan tersebut merupakan kenaikan terbesar sejak Juni 2017. Selain itu, jumlah rig melonjak dari periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 522 rig.

James Williams, President WTRG Economics di Arkansas mengatakan, penambahan kegiatan pengeboran mungkin akan berlangsung sepanjang kuartal I/2018. Perusahaan konsultan minyak dan gas itu memperkirakan hal itu berjalan seiring dengan memanasnya harga minyak global.

"Penambahan rig mungkin tidak akan terjadi setiap minggu, tetapi trennya meningkat jika harga minyak terus naik," paparnya.

Pada penutupan perdagangan Jumat (12/1/2018) waktu setempat atau Sabtu pagi WIB, harga minyak WTI kontrak teraktif Februari 2018 naik 0,50 poin atau 0,78% menjadi US$64,30 per barel. Adapun minyak Brent kontrak teraktif Maret 2018 meningkat 0,61 poin atau 0,88% menuju US$69,87 per barel.

Harga WTI di level US$64 per barel pada pekan ini mendekati level tertinggi sejak Desember 2014. Harga lebih tinggi dibandingkan rata-rata 2017 di posisi US$50,85 per barel dan 2016 di level US$43,27 per barel.

Dalam risetnya, tim spesialis energi dari bank investasi AS Piper Jaffray, menyampaikan pasar minyak mentah akan mengalami penambahan suplai dari Paman Sam. Jumlah rig minyak dan gas akan bertambah menjadi 996 buah pada 2018, dan 1.126 ring pada 2019.

Secara keseluruhan produksi minyak AS akan naik ke level tertinggi sepanjang masa pada 2018, yakni 10,3 juta barel per hari (bph), kemudian mencapai 10,9 juta bph pada 2019. Tahun lalu, produksi minyak AS sebesar 9,3 juta bph.

Sumber : reuters

Editor: Sutarno

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer