Biaya Saksi Diungkit-ungkit, Gerindra Persoalkan Anggaran Politik Pilkada

Oleh: Jaffry Prabu Prakoso 13 Januari 2018 | 13:36 WIB
Biaya Saksi Diungkit-ungkit, Gerindra Persoalkan Anggaran Politik Pilkada
Habiburokhman/Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA–Ketua Dewan Pengurus Pusat Partai Gerindra Habiburokhman menyatakan permintaan Partai Gerindra kepada La Nyalla Mahmud Mattalitti untuk menyiapkan biaya saksi di Pilkada merupakan hal yang masuk akal. 

Dia membantah jika permintaan tersebut dianggap sebagai mahar politik dan meminta agar La Nyalla membuktikan pernyataannya terkait besaran biaya yang diminta Gerindra sebagai syarat maju Pilgub.
 
"Gerindra di akun twitter kan jelas ya nggak ada uang mahar. Tapi La Nyalla buktikan apa yang didalilkan uang tersebut," katanya di Jakarta hari  ini Sabtu (13/1/2018). 
 
Habiburokhman menilai wajar jika partainya menanyakan kepada La Nyalla soal kesiapan dana untuk maju Pilkada demi pencalonannya tersebut. 
 
Hal ini karena partai lain juga menerapkan pola yang sama kepada para bakal calon yang akan diusung. Sebab kata Habiburokhman, sistem demokrasi saat ini membuat biaya politik pilkada membutuhkan dana yang besar.
 
"Kita sampai saat ini nggak ada solusi cost politik tinggi. Ini menjadi momok bagi politik kita," ujar Habiburohman.
 
Sebelumnya, La Nyalla mengaku diminta dana sebesar Rp40 miliar oleh Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto untuk biaya saksi. 

Editor: Sutarno

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer