Pejabat Tangsel Tak Kreatif Terancam Dicopot

Oleh: Nurudin Abdullah 15 Maret 2016 | 15:43 WIB
Pejabat Tangsel Tak Kreatif Terancam Dicopot
Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany/Antara

Bisnis.com, TANGSEL- Airin Rachmi Diany, belum dilantik secara resmi menjadi Walikota Tangerang Selatan untuk periode 2016-2021, setelah memenangi Pemilihan Kepala Daerah serentak pada 9 Desember 2015.  

Kini dia masih menjalani sisa masa jabatan periode pertamanya (2011-2016) hingga nanti dilantik sebagai Walikota periode keduanya, yang menurut informasi dari Kementrian Dalam Negeri akan dilaksanakan pada Juni 2016.

Menjelang memasuki periode kedua jabatannya, dia terlihat lebih aktif mensosialisasikan berbagai program kerja yang dijanjikan saat berkampanye bersama pasangan Pilkadanya, Benyamin Davnie, sebagai Wakil Walikota.

Sekaligus menjembatani program kerja periode lalu yang belum tuntas untuk dilanjutkan dan disempurnakan pada periode kedua kepemimpinannya selama lima tahun ke depan. Termasuk mempersiapkan sumber daya manusianya.

Atas pertimbangan itu, Airin sudah menyalakan "lampu kuning" yang menjadi isarat bagi para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Tangsel yang akan menyertainya dalam menjalankan roda pemerintahan Tangsel.   

Sebab, dia dan tentu saja wakilnya, Benyamin Davnie, menyadari sepenuhnya bahwa keteledoran atau bahkan kesalahan yang diperbuat perangkatnya, terutama pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah, akan berpulang kepada dirinya.

Seperti yang baru-baru ini disampaikan dalam Forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bahwa dirinya sudah mempunyai formula untuk mejalankan roda pemerintahan periode yang kedua supaya lebih berhasil lagi.

Formula yang dimaksud antara lain akan menjatuhkan sanksi tegas, hingga pencopotan jabatan, terhadap pejabat yang tidak siap untuk bekerja keras, tidak kreatif dan inovatif. Apalagi jika terbukti melakukan pelanggaran aturan yang ada.

“Saya menginginkan revormasi beriokasi dilaksanakan di Tangsel, agar menjadi lebih baik lagi,” tegasnya di hadapan para pejabat Pemkot Tangsel baru-baru ini.

Dia mengaku selama lima tahun pertama menjabat sebagai Walikota Tangsel lebih banyak menyesuaikan diri dengan irama kerja sejumlah pimpinan SKPD, yang belum sejalan dengan visi dan misi yang diusung saat kampanye.

Namun, tidak untuk lima tahun ke depan, ketika eranya para pejabat harus berani bersikap tegas terhadap anak buahnya terkait pelaksanaan roda kepemimpinan agar hasilnya lebih optimal dirasakan masyarakat, yang tentu mereka siap  untuk memberikan dukungan secara maksimal.

Editor: Andhika Anggoro Wening

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer